Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

Gelandang senior Persib Bandung, Dedi Kusnandar, akhirnya kembali merasaka atmosfer pertandingan setelah cukup lama absen akibat cedera parah yang menimpanya. Momen mengharukan itu terjadi saat ia masuk sebagai pemain pengganti dalam laga krusial bertajuk “El Clasico” Indonesia melawan Persija Jakarta di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu, 10 Mei 2026. Meskipun hanya bermain di menit-menit akhir untuk menggantikan Layvin Kurzawa yang cedera, pemain yang akrab disapa Dado ini mengaku sangat bersyukur dan bangga bisa ikut andil dalam kemenangan dramatis 2-1 atas Persija tersebut.
Dado, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa kesempatan kembali merumput menjadi titik balik mental yang sangat penting bagi dirinya setelah melewati masa-masa sulit proses pemulihan. Ia tidak bisa menyembunyikan rasa gerogi dan emosionalnya karena bisa kembali memberikan kontribusi langsung bagi tim di tengah fase genting perburuan gelar juara liga.
“Bohong kalau enggak ada nervous kayak semua pemain-pemain profesional. Apalagi saya mungkin cukup lama enggak main. Tapi lawan siapapun, kapanpun, di manapun saya harus siap. Setelah masuk lapangan, alhamdulillah saya bisa mengontrol diri,” ungkap Dedi.
Meskipun kemenangan atas Persija adalah hasil yang luar biasa dan patut dirayakan, Dado mengingatkan rekan setimnya untuk tidak larut dalam euforia berlebihan karena perjuangan sesungguhnya belum selesai dan kompetisi masih menyisakan beberapa laga penting lainnya.
Sebagai salah satu pemain paling berpengalaman di skuad Pangeran Biru, Dedi Kusnandar menekankan bahwa fokus utama tim saat ini adalah menjaga konsistensi performa demi mengunci gelar juara liga yang sudah di depan mata. Ia meminta seluruh pemain untuk segera melupakan kemenangan atas Persija dan mengalihkan konsentrasi total ke pertandingan selanjutnya melawan PSM Makassar.
“Kita belum aman, belum juara. Jadi saya berharap doa dan dukungan dari Bobotoh semua untuk dua pertandingan final ini,” tutup Dado
Dengan sisa kompetisi yang semakin sedikit, kedewasaan mental untuk tetap rendah hati dan bekerja keras di sesi latihan akan menjadi kunci utama bagi Persib untuk mempertahankan posisi puncak klasemen hingga akhir musim.